Senin, 03 Agustus 2015

Why I Must Invest in Mutual Fund of Fixed Income

Sebenernya saya tidak pernah melirik reksadana pendapatan tetap sampai dengan saya terusik akibat nilai IHSG yang perlahan menurun dan kemudian merosok tajam. Disatu sisi, saya berfikir untuk membeli reksadana saham untuk mendapatkan harga yang rendah namun disisi lain, saya berharap dapat menjaga aset agar tidak terlalu terpapar resiko dalam keadaan seperti ini. Hal ini saya kritisi kembali dalam pikiran sehingga muncul pertanyaan. Apakah ada alasan lain yang dapat membuat saya semakin tertarik untuk membeli reksadana ini. Pikiranpun melayang dan mencoba mencari jawaban yang baik.

Jujur saja selama ini tidak pernah terfikirkan untuk merencanakan membeli sesuatu seperti mobil, rumah, apartemen , tanah sampai dengan punya pekerjaan yang tetap ditempat yang diharapkan. Namun semuanya berubah ketika menikah. Ya, sesaat setelah menikah barulah menyadari bahwa saya menjadi pengelola tunggal keuangan suami. kita punya keinginan dan kebutuhan yang harus dirancang. Kembali saya berfikir, bagaimana seandainya saya benar - benar harus mencairkan investasi ini dalam satu hingga tiga tahun ke depan dimana kondisi IHSG sedang tertekan?oh tidaaaaaakk....bagaimana saya bisa mengejar inflasi, memaksimalkan profit sekaligus meminimalisirkan resiko dalam keadaan pasar modal yang sedang bearish. Tidak tepat mencairkan reksadana saham dalam keadaan bearish malah harusnya membeli reksadana tersebut. Tiba - tiba otak ini menjawab, Bagaimana kalau mencairkan reksadana money market saja?. Ahh tidak, sepertinya reksadana money market kurang nendang returnnya apabila ditahan sampai dengan tiga tahun dibandingkan dengan rd. pendapatan tetap.

Oke, dengan kebingungan ini saya mencoba mencari beberapa reksadana pendapatan tetap yang dirasa nantinya dapat menjadi pilihan. Disini saya mencoba mencari 20 return teratas di setiap bulannya selama satu tahun terakhir, ternyata banyak yah kandidatnya, lebih dari 60 reksadana. Kemudian saya melihat ke konsistenannya dengan mengambil cara mengambil kriteria reksadana yang dapat memasuki urutan tersebut 5 kali atau lebih dalam setahun. Finally nama - nama ini lah yang ditemukan

1.  Dana Obligasi Stabil
2.  Syailendra Fixed Income Fund
3.  Simas Danamas Mantap Plus
4.  Danamas Stabil
5.  Reksa Dana PAPI
6.  Maybank GMT Dana Kencana
7.  Maybank GMT Dana Pasti 2
8.  Net Dana Gemilang
9.  Reksadana CIMB - Principal Bond
10. Danareksa Melati Dollar
11. MRS BOND KRESNA
12. Reksadana Eastspring Investments Yield Discovery
13. BNP Paribas Maxi Obligasi
14. Mega Dana Ori Dua
15. Nikko Indah Nusantara Dua
16. Reksa Dana Mega Dana Pendapatan Tetap
17. Reksadana Eastspring Investments IDR High Grade
18. Manulife Dana Tetap Utama
19. TRAM Strategic Plus
20. BNP Paribas Obligasi Plus
21. Schroder IDR Bond Fund II
22. RD Ashmore Dana Obligasi Nusantara
23. Danareksa Melati Pendapatan Tetap V
24. Batavia Dana Obligasi Andalan
25. Batavia Dana Obligasi Ultima

Yap, mungkin salah satu dari list diatas dapat menjadi pilihan reksadana anda, hanya saja harus dapat disadari bahwa segala sesuatu dapat berubah menjadi lebiih baik atau lebih buruk. History yang bagus tidak menjamin akan merepresentasikan hasil yang bagus seperti yang sudah ditoreskan sebelumnya.




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar